Mengatasi Nomor Whatsapp yang Diambil Alih Orang Lain

Kejadian ini saya alami tepat satu minggu yang lalu, ketika saya tanpa sadar menekan tombol verify dari kotak dialog whatsapp yang mana akibat dari itu nomor whatsapp saya diambil alih orang lain.

Di bawah ini nanti, saya juga akan memberikan tips agar akun kita terjaga dengan benar.

Saya tahu bagaimana caranya peretas tersebut mengambil nomor whatsapp saya, namun saya tidak akan memberi tahu karena mungkin nanti disalahgunakan.

Pencegahan

Seperti halnya penyakit yang akan menyerang dan menyakiti kita, hal hal semacam ini juga perlu pencegahan. Karena jika nomor yang kita miliki adalah aset yang penting kita jaga. Penyalahgunaan nomor dapat menimbulkan penipuan dan sebagainya.

Yang paling penting dari itu semua adalah,

  • Pastikan nomor / kartu perdana yang kamu gunakan masih aktif.
    Kartu atau nomor yang kamu gunakan harus aktif. Tidak lewat dari masa tenggang, atau tidak sedang dalam masa tenggang. Ini berguna saat kamu perlu melakukan verifikasi akun dari nomor yang kamu gunakan.
  • Daftarkan Two-step Verification
    Mungkin salah satu celah yang digunakan peretas nomor saya kemarin karena saya sebelumnya saya belum menggunakan fitur keamanan ini.

Penanggulangan

Jika sudah terjadi peretasan di nomor kamu, sebaiknya kamu segera menghubungi teman-temanmu dengan menggunakan nomer yang bersifat sementara / temporary atau dengan menggunakan / meminjam nomer teman/kerabat/sodara, agar sewaktu-waktu mereka tahu jika ada chat yang sembarangan ada dari kamu, itu bukan berasal dari kamu.

Selanjutnya, tunggu selama 7 hari, untuk mendapatkan nomormu kembali.

Ini adalah hari ke 7 semenjak nomer saya dipakai oleh orang lain, karena saya membaca di FAQ nya whatsapp, untuk mereset two-step verification adalah dengan menunggu selama 7 hari. Syaratnya, kita harus memiliki nomer dan dalam keadaan aktif (tidak blokir).

Caranya:

  1. Login whatsapp seperti biasa, dengan memasukkan nomor yang diretas. Masukkan nomer verifikasi yang dikirimkan whatsapp dari SMS
  2. Jika diminta memasukkan two-step verification, karena sudah seminggu harusnya ada tombol lupa, lalu reset data.
  3. Pilih reset, kemudian tunggu sampai whatsapp mengirim kode ke nomor melalui SMS untuk verifikasi.
  4. Setelah selesai, maka kamu disuruh mengisi 6 kode two-step verification / verifikasi dua langkah pastikan kamu mengisinya dengan nomer yang selalu kamu ingat.
  5. Selanjutnya, masukkan email kamu, yang masih aktif untuk keamanan.
  6. Seletah semua selesai, langkah selanjutnya seperti pendaftaran / login whatsapp seperti biasa.

Nomor Whatsapp Hilang?

Hal yang paling menyedihkan adalah ketika kita kehilangan nomer, yang mana nomer itu sudah dimiliki oleh banyak orang / temen / kerabat / sodara. Karena, meskipun kita masih bisa bertukar pesan dengan aplikasi kita meski nomer yang kita gunakan sudah tidak aktif, kedepannya saat kita perlu login dengan nomor yang sama (itu lagi) akan mengalami kesulitan masuk. Karena tidak bisa mengirim kode dari whatsapp.

Solusi yang saya miliki adalah:

  1. Ganti kartu
    Ya, mau ngga mau kamu harus ganti kartu. Daripada repot kedepannya, lebih baik sekarang.
  2. Change Number
    Tenang, selama kamu masih bisa membuka whatsapp sebelumnya, kamu cukup masuk ke pengaturan, pengaturan akun, lalu ganti nomor. Disitu kamu cukup mengisi nomor lama (yang digunakan sekarang) dan nomor yang baru. Setelah itu akan ada perintah untuk memasukkan kode verifikasi. Jangan lupa untuk mencentang menu beri tahu semua tentang perubahan nomer / notify all
  3. Broadcast ke temen-temen
    Setelah mendapat nomor yang baru, selanjutnya adalah memberi tahu temen-temen yang sering ngirim pesan ke kita untuk menyimpan nomer kita yang baru dan menghapus nomer yang lama. Meskipun kita sebelumnya sudah memilih / mencentang agar semua teman dan grup diberi tahu, tapi kadang temen kita kurang ngeh.
  4. Aktifkan Verifikasi Dua Langkah
    Caranya seperti yang di atas, masuk ke pengaturan, pengaturan akun lalu ikuti langkah langkah untuk verifikasi dua langkah.

Sekian dari saya, semoga pengalaman yang barusan menimpa saya seminggu ini dapat bermanfaat bagi pembaca, agar lebih hati-hati.